Sabtu, 09 Juli 2011

Hujan, Mengingatkan Kerinduan Masa Pendidikan..

Saya menyukai hujan, meski dulu masih mengeluh saat sragam di asrama jadi lama keringnya dan bau apek. Masih menyukai hujan karna ia seperti orkestra alam yang SUPER dahsyat, sisi lain yang sangat menyenangkan dari konser ini adalah ke-GRATISANnya he he, begitu tabuh petir mulai terdengar dan pencahayaan meredup mendung, kita berlari berteriak histeris JEMURAAAN!!
Tetap kagum pada hujan, disamping efek licinnya lantai koridor oleh hujan yang membuat falling in the floor sebagian siswa putri karna berlari menebas hujan layaknya dikejar malaikat izrail -hee maaf mulai berlebihan-
Puncak pertunjukannya adalah ketika anak hujan tumbuh menari membesar membanjir.. lalu aliran air akan membawa beberapa glundhung "sandal swallow" yang berlayar menuju samudra -ngaco-.. and for the best my lucky dessert that I ever had is the "PELANGI"....................... indaaaaaaah sekali..... saya masih menyukai hujan, and most of all: 

"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman."(QS. 6:99)

Hujan selalu membawa sesuatu yang baru. Bau tanah kering yang disiram air....hmmmmmm, nyaman sekali menghirupnya... :) suka suka suka....
Rumput kecil yang tadinya berhibernasi di musim kemarau mulai menggeliat hijau, dan bertunas menawarkan bunganya. Jamur-jamur mungil putih di belakang kamar mandi besar bawah pohon mangga juga bermunculan. Sandal baru menggantikan yang lama -iyalah masak mengganti yang masih baru-. dan virus flu baru biasanya menular dengan cepat antar bed-kamar-koridor --> wabah. Sisi positif thinkingnya dosa-dosa kami anak asrama akan sedikit berkurang melalui derita flu akibat perubahan cuaca di musim hujan.. There always be another light side of things after the dark.. :)

“Poetry Hujan: Hujanku HujanMu Hujan Mereka”

Aku merepih  hujan  
Melesat ke langit lalu kembali ke pelukan bumi..
sukma tersenyum menangis mengais

Ia saksi
si kumal berteduh selembar daun
membasuh luka sepi angin

Ia saksi
di batang rindu ruh malam
saat ruang milikNya milikmu milikku
menyatu menyandar seuntai doa

Ia saksi
Kuasa merapuh dipukul masa..binasa
Panggungku panggungmu panggungNya

semesta berserah didekap menanti
disana
cahaya masih bermain lincah diantara titik air yang bertasbih
sekarang atau nanti, jika ragaku ditelan tanah
meninggalkan arti

Aku merepih  hujan  
Melesat ke langit lalu kembali ke pelukan bumi..

 9 juli 2011
-di kamar-


poetry-hujan
Puisi ini diikutsertakan pada Kuis “Poetry Hujan” yang diselenggarakan oleh Bang Aswi dan Puteri Amirillis
  



Jumat, 08 Juli 2011

Djangan Pakis telah Menyulut Kembang Api Ideku

Pertamakali saya melihat blogroll Djangan Pakis, "hmm...judul blog yang nyentrik dan "njawil" untuk di klik. "Empunya kemungkinan besar adalah orang jawa, kalo orang jakarta pasti jadi Djangan Ikoet Tjampur atau yang lain, :)"
Membaca "Suit Sepentin Giveaway" pikiran yang langsung ada di benak saya adalah beliau ini adalah tipe orang yang memuliakan pernikahannya. Turut bahagia mengetahui kenyataan bahwa masih ada selain Pak Mario Teguh dan "yang tidak tersebutkan" mengingat ulang tahun ke-17 pernikahannya dengan cara yang insyaAllah manfaat bagi yang lain. Setahu saya ulang tahun pernikahan biasanya diperingati saat usia perak 25 tahun atau emas 50 tahun. Namun disamping itu, saya setuju dengan cara ini, kita tidak tahu akan sampai kapan jatah umur kita habis, jika ditunda bisa jadi tidak sempat men-spesialkan hari jadi yang melengkapkan separuh dien dengan hal yang bermanfaat, so sweet.. *terbersit harapan mempunyai suami seperti bapak kelak*.
Saya menulis ini tidak berani berharap banyak pada gift yang dijanjikan pada gambar postingan itu *meski sebenarnya sangat tergiur* menyadari kemampuan menulis saya masih sangat hijau dan jauh di bawah para penulis lain yang rajin mengasah kosakatanya dalam blog mereka, semua ini lebih pada keinginan saya untuk memperluas jaringan sahabat blog, dan menunjukkan eksistensi dengan ikut andil suara dalam aktivitas per-blogger-an.
Photobucket
Sebenarnya mengenal *eh, sekedar tahu tapi belum begitu paham* tentang dunia blogger sudah dimulai sejak tahun kedua kuliah sekitar tahun 2009, hanya dengan niat menyalurkan hobi menulis dan keep in touch dengan kakak kelas sekamar asrama. Titik. Namun ternyata seiring dengan berjalannya waktu, hasilnya hanyalah beberapa tulisan saja yang saya posting, sementara puluhan/ratusan lainnya hanya sempat tersimpan sebagai draft pada memory hardisk laptop, karena sering merasa kurang pantas untuk di posting, masih ingin di edit, lagi, lagi, dan lagi, hingga kini sudah tidak mungkin lagi saya post karena sudah lenyap di curi orang *halusnya mungkin di pindahtangankan olehNya karna saya kurang menjaga amanah dalam menggunakan laptop itu* sedih >_< tapi berusaha ikhlaaaas :).
Menanggapi tentang bagaimana membagi waktu untuk membuat manajemen yang baik dalam memanfaatkan waktu nge-blog *aduh kalimat ini sudah sangat berat* saya terdiam. Sementara baru bisa urun ide, karena notabene sekarang sedang jobless, tepatnya memilih istirahat dulu dari dunia kerja untuk kembali kuliah dan saat ini saya sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian seleksi bulan depan, otomatis keseharian saya saat ini sedang melimpah waktu luang. Menulis adalah kegiatan yang sangat tergantung mood, kalo sedang encer bisa menghasilkan sebuah artikel panjang tentang uneg2 tidak penting seharian. Hemat saya, saran (lebih untuk diri sendiri mulai hari ini) jika ingin waktu lebih produktif selagi ada keinginan untuk menghidupkan blog:
1. Segera fokus untuk nulis aja di blog, karna yang sering terjadi pada saya adalah kecantol pada situs lain sementara nge-blognya terlantar jadi draft draft draft.
2. Mencari celah waktu yang paling luang diantara setumpuk kegiatan dunia nyata kita secara kontinue dan disiplin dengan memberi batasan, misal sehari maksimal 2 jam saja minimal 2 hari sekali.
3. Tetap jaga kesehatan dengan olahraga agar bisa terus jalan2 *blog walking* dan menikmati indahnya dunia sharing, he he, padahal sudah kehabisan ide. :tapi saya serius lho: without health everything is nothing. :)
Sekian dari saya, semoga ada manfaatnya.. Terimakasih Pak Djangan Pakis sudah menginspirasi untuk lebih memanfaatkan waktu nge-blog saya kedepan. *menyia-nyiakan waktu adalah tindakan pembunuhan terhadap kesempatan diri untuk menjadi lebih baik* -oleh saya, di kamar yang belum rapi-

set fire to rain

I let it fall, my heart
And as it fell, you rose to claim it
It was dark and I was over
Until you kissed my lips and you saved me

My hands, they're strong
But my knees were far too weak
To stand in your arms
Without falling to your feet

But there's a side to you that I never knew, never knew
All the things you'd say, they were never true, never true
And the games you play, you would always win, always win

But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cry
'Cause I heard it screaming out your name, your name

When laying with you
I could stay there, close my eyes
Feel you here, forever
You and me together, nothing is better

'Cause there's a side to you that I never knew, never knew
All the things you'd say, they were never true, never true
And the games you'd play, you would always win, always win

But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cried
'Cause I heard it screaming out your name, your name

I set fire to the rain
And I threw us into the flames
Where I felt somethin' die, 'cause I knew that
That was the last time, the last time

Sometimes I wake up by the door
Now that you've gone, must be waiting for you
Even now when it's already over
I can't help myself from looking for you

I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cried
'Cause I heard it screaming out your name, your name

I set fire to the rain
And I threw us into the flames
Where I felt somethin' die
'Cause I knew that that was the last time, the last time, oh



Meski sebenarnya saya menyukai hujan, dan set fire to the rain adalah suatu "mission impossible", tapi pertama kali mendengar lagu ini, terutama pada bagian ini nih: Cause I heard it screaming out your name,.. rasanya sudah ada feeling: "bagus banget ni lagu".. walhasil frekuensi rata2 lagu ini mengisi suara2 di telinga adalah >2000x/hari.. :lebay, padahal baru hari kemarin ini download: :)Melihat lagu biasanya saya jatuh bangun pada saat mendengarkan musiknya.. baru lirik, penyanyi....dst

Selasa, 28 Juni 2011

5 cm

“Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita, kamu taruh di sini, di depan kening kamu... jangan menempel... biarkan dia menggantung... mengambang 5 centimeter di depan kening kamu, jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Sehabis itu, yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa. Kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya, karena kamu hanya harus memercayainya... percaya pada 5 cm di depan kening kamu.”

Taken from “5 cm” by Donny Dhirgantoro

Senin, 20 Juni 2011



Kurasa ada yg salah dengan jam di kamar.. aku masih tersangkut di depan laptop. Jam dinding PKL Turi ku seperti sedang lomba marathon 10 meter. SREEEET..tiba2 dia sudah berada di arah jam 12 LAGI.. Jarum panjangnya tidak pernah mengajakku berkompromi untuk istirahat sejenak -kcuali dengan sengaja ku copot dengan paksa batrenya-
, dimulai shubuh sampai jam 14.00 putaran jarum jam akan terasa sangat cepat. waktu inilah yang paling tidak efektif karna biasanya most of this time telah ku habiskan di depan layar kotak hitam..
sungguh ter.la.lu...

Sabtu, 18 Juni 2011


Sekarang saatnya melakukan perubahan, cukup radikal mungkin, tapi planningku sudah jelas. Goes to Surabaya. Kuliah lagi. Ya. Mencari pengalaman, ilmu, teman, dan suasana baru di kota lain. Semoga bisa berjalan dengan lancar. amin.. pendaftaran masih tanggal 28 juli, yang berarti masih 39 hari lagi.. tidak akan lama, untuk mempelajari matematika, potensi akademik SMA ku yang sempat terlupakan..mencari buku diantara tumpukan kardus berdebu di gudang atas. Dimulai dari sini, aku masih harus mengurus proses keluarnya dari klinik pakem sekarang. Untung aku sudah punya pengganti bidan Mbak M*****, mungkin awal juli baru akan bekerja. Masalah Goes to Surabaya, tadi sudah ku telfon kerabat the one and only, tepatnya di Sidoarjo, kira2 1 jam perjalanan dari UNAIR, wow.. setidaknya ada sedikit rasa tenang ada mas Edi disana, semoga bisa mencarikanku part time juga.. Aku tidak mau terlalu membebankan biaya kuliah dan living cost pada orangtuaku..